Mengenal Sistem Pendidikan Usia Dini di Jepang (Hoikuen dan Youchien)

Sistem pendidikan usia dini atau Early Childhood Education and Care telah menjadi prioritas di berbagai negara. Selama beberapa tahun terakhir banyak penelitian yang mengakui bahwa program pendidikan anak usia dini dapat memberikan berbagai manfaat mulai dari mendorong perkembangan anak sampai memperbaiki kehidupan sosial ekonomi anak di masa depan. UNESCO juga mengatakan bahwa negara yang memperhatikan sistem pendidikan usia dini dapat dikatakan telah melakukan investasi untuk pengembangan sumber daya manusia yang lebih berkualitas. 

Pada dasarnya, sistem pendidikan usia dini mengacu pada proses pembelajaran anak-anak sejak mereka lahir sampai memasuki Taman Kanak-kanak. Proses pembelajaran ini ditujukan untuk membantu anak-anak dalam pengembangan kemampuan intelektual, keterampilan fisik, serta kemampuan sosial emosional. Selain itu, pendidikan anak usia dini dengan cara yang “fun” juga dapat membangkitkan kecintaan belajar pada anak-anak.

Di Jepang, pendidikan anak usia dini dianggap memiliki peran penting karena berpengaruh besar pada pengembangan kepribadian serta digunakan sebagai landasan pembelajaran anak untuk jenjang pendidikan selanjutnya. Masyarakat di Jepang menyadari bahwa untuk menciptakan generasi yang berkualitas, mereka harus menyediakan sistem pendidikan yang kuat sejak usia dini. Anak-anak harus dididik dengan sistem pendidikan yang dapat membangun karakter disiplin, bertanggung jawab, serta tidak mudah menyerah.

Karakteristik Sistem Pendidikan Usia Dini Di Jepang

Jepang memandang pendidikan sebagai alat untuk membangun bangsa. Melalui pendidikan, pemerintah mengontrol kualitas sumber daya manusia, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pelestarian budaya dan penerapan nilai-nilai masyarakat. Oleh karena itu pemerintah Jepang memberikan sistem pendidikan anak usia dini dengan struktur yang baik dan efektif.

Berikut adalah beberapa karakteristik dari sistem pendidikan usia dini di Jepang:

1. Guru kelas pendidikan anak usia dini akan bekerja sama dengan peneliti atau lembaga serupa untuk meninjau praktik pembelajaran yang mereka lakukan. Hal ini dilakukan untuk membangun sistem pembelajaran yang lebih baik. 

2.  Terdapat beberapa pendekatan filosofis dengan metode pembelajaran masing-masing. Meskipun demikian, pendekatan tersebut tetap dapat diterapkan secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan anak.

3. Sekolah atau kelas-kelas untuk anak usia dini di Jepang memiliki hubungan yang erat dengan lembaga pelatihan guru. Hal ini dilakukan tidak hanya untuk melatih guru namun juga untuk pengembangan metodologi yang memiliki kegunaan praktis.

Model Pendidikan Anak Usia Dini di Jepang : Hoikuen dan Youchien

Sistem pendidikan usia dini di Jepang dibagi menjadi dua yaitu Hoikuen atau biasa dikenal sebagai tempat penitipan anak (day care) dan Youchien atau Taman Kanak-kanak.

Hoikuen

Hoikuen adalah fasilitas penitipan anak (day care) yang disediakan untuk anak-anak berusia kurang dari 1 tahun sampai 5 tahun. Tujuan dari adanya Hoikuen ini adalah untuk membantu orang tua yang tidak dapat mengasuh anak-anaknya di siang hari karena mereka harus bekerja atau karena alasan kesehatan.  

Masing-masing Hoikuen di Jepang memiliki jam operasional yang berbeda. Namun sebagian besar tempat penitipan anak ini menyediakan durasi jam pengasuhan yang cukup panjang yaitu sekitar pukul 7.30 sampai 18.30. Di Hoikuen ini, orang tua tidak perlu menyediakan bekal makan siang, karena pihak sekolah yang menyediakannya.

Pada umumnya, anak-anak yang dititipkan di Hoikuen tidak mempunyai seragam khusus dan tidak ada target akademis yang harus dicapai. Meskipun demikian, para guru di Hoikuen akan menyediakan berbagai aktivitas yang dapat mengasah keterampilan dasar anak-anak usia dini.

Youchien

Youchien merupakan Taman Kanak-kanak dan ditujukan untuk anak-anak berusia 3 sampai 5 tahun. Jam operasionalnya sendiri jauh lebih singkat dari Hoikuen yaitu mulai pukul 9 pagi sampai 2 siang. Selain itu, sebagian besar Youchien mengharuskan anak-anak untuk membawa bekal makan siang dari rumah. Ada juga Youchien yang mengharuskan siswa  untuk memakai seragam sekolah.

Sama seperti di Indonesia, Taman Kanak-kanak di Jepang juga dikhususkan untuk tujuan edukasi dini dan mempersiapkan anak-anak untuk memasuki Sekolah Dasar. Jadi, Youchien mempunyai lebih banyak materi pembelajaran dibandingkan Hoikuen. Di sini anak-anak akan belajar menulis, membaca, berhitung (matematika), dan/atau  Bahasa Inggris.

Sistem Pendidikan Apa yang Harus Dipilih Orang Tua?

Sistem pendidikan anak usia dini di Jepang tetap akan disesuaikan dengan usia sasarannya. Jadi, baik Hoikuen atau Youchien tidak akan membebani anak-anak dengan terlalu banyak pelajaran. Kegiatan utama mereka adalah bermain. Mereka dapat menghafal kosakata baru, mengenal warna, atau berhitung melalui lagu atau dengan berkomunikasi dengan guru dan teman-teman mereka saat sedang bermain bersama.

Ketika orang tua dihadapkan untuk memilih salah satu sistem pendidikan tersebut, maka orang tua tentu perlu menyesuaikannya dengan kondisi masing-masing serta melihat tujuan pendidikan yang ingin dicapai.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Hoikuen ditujukan untuk membantu orang tua yang sibuk bekerja dan tidak dapat mengasuh anak-anaknya. Di sini, para guru akan bekerjasama dengan dokter, suster, dan ahli nutrisi untuk memperhatikan tumbuh kembang anak baik secara fisik atau secara mental. Jadi, jika orang tua yang bekerja tidak memiliki banyak waktu di rumah bersama anak-anak, maka Hoikuen bisa menjadi solusi yang tepat untuk membantu pengasuhan anak.

Berbeda dengan Hoikuen, sistem pendidikan Youchien ditujukan untuk memberikan materi pendidikan dan persiapan masuk Sekolah Dasar. Para guru di Youchien harus memiliki izin guru TK untuk memberikan pendidikan yang dibutuhkan anak-anak. Oleh karena itu, jika orang tua ingin mempersiapkan anak untuk masuk ke Sekolah Dasar, maka Youchien bisa menjadi opsi yang tepat.

Selain itu, jam operasional Youchien yang cukup singkat yaitu sekitar 5 jam mendorong partisipasi orang tua dalam memberikan pembelajaran. Jadi, Youchien sesuai untuk orang tua yang tidak bekerja dan memiliki lebih banyak waktu di rumah bersama anak-anak.

Peran Orang Tua untuk Mendukung Pendidikan Usia Dini

Perlu Anda ketahui, orang tua di Jepang sangat memperhatikan kualitas pendidikan anak-anaknya. Meskipun anak-anak sudah menerima pembelajaran di sekolah, orang tua di Jepang akan tetap memberikan pendidikan tambahan di rumah. Mereka tetap akan terlibat dan mengambil peran penting dalam proses pendidikan anak pada usia dini ini.

Orang tua perlu menyadari bahwa terdapat banyak perkembangan kognitif terpenting yang terjadi pada usia prasekolah. Dengan mengambil peran aktif dalam memberikan pendidikan anak usia dini, orang tua dapat membantu memastikan bahwa anak-anak mereka memperoleh semua dukungan yang mereka butuhkan untuk mengembangkan potensi. Selain itu, keterlibatan orang tua juga dapat memperluas pembelajaran di luar kelas dan menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak sehingga mereka dapat tampil lebih baik ketika berada di sekolah.

Saat berada di rumah, orang tua dapat mengajak anak untuk melakukan permainan edukatif yang menarik. Untuk anak usia dini, belajar sambil bermain memang dapat menjadi strategi belajar yang paling sesuai. Kesenangan dan kecintaan mereka pada kegiatan bermain dapat dimanfaatkan untuk mempelajari berbagai hal yang konkret sehingga daya cipta, imajinasi, dan kreativitas anak dapat terus berkembang. Itulah sebabnya, penting bagi orang tua untuk bisa menyediakan permainan edukatif yang menarik, salah satu contohnya seperti seri Gakken Play Smart Workbook

Seri Gakken Play Smart Workbook  adalah buku anak-anak yang dikembangkan oleh pakar pendidikan Jepang dan ditujukan untuk anak kelompok usia 2 tahun sampai 4 tahun. Dengan dilengkapi berbagai permainan edukatif seperti permainan puzzle, labirin, atau permainan menghubungkan titik,Seri Gakken Play Smart Workbook dapat diandalkan oleh para orang tua untuk membantu mengasah keterampilan anak seperti keterampilan motorik halus, kognitif, bahasa, serta mampu meningkatkan fokus. 

Usia dini merupakan periode emas yang tidak bisa diulang. Tahapan ini sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan  pada masa awal kehidupan anak. Anda perlu mempersiapkannya sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas tumbuh kembang dan kecerdasan mereka . Untuk mendapatkan seri Gakken Play Smart Workbook, Anda dapat mengunjungi Gramedia, Kinokuniya dan Paper Clip atau toko buku online KingKongBooks.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *