Serunya Bermain Origami, dan Manfaatnya untuk Tumbuh Kembang Anak!

Kertas berwarna-warni, bermotif cantik, dilipat-lipat dan jadilah bentuk-bentuk yang menakjubkan!

Bermain dengan origami pasti tidak asing lagi bagi Ayah dan Bunda. Seni melipat ini dikenal luas sebagai bagian dari budaya Jepang, dan sudah berkembang di berbagai negara lain, termasuk Indonesia.

Origami adalah seni melipat kertas yang berasal dari Jepang. Kata “ori” berarti lipat, dan “kami” berarti “kertas”.

Di Indonesia, origami sudah menjadi bagian dari mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) untuk jenjang TK dan SD. Bahkan saat ini origami semakin digemari tidak hanya anak usia dini tetapi juga kalangan dewasa. Banyak komunitas origami hadir untuk memfasilitasi para pecinta origami untuk menggali bakat dalam seni melipat ini.

Walaupun bermain dengan origami terkesan sederhana, ternyata ada banyak manfaat yang dapat kita peroleh terutama untuk anak-anak. Dalam sebuah jurnal penelitian, tentang penggunaan seni melipat kerta origami pada anak usia dini, terdapat manfaatnya sebagai berikut:

1. Meningkatkan keterampilan motorik halus

Bermain origami artinya anak sedang menggunakan jari-jarinya untuk membuat bentuk sesuatu, menekan kertas dengan ujung-ujung jari. Dengan menggerakkan jari-jarinya, terjadi koordinasi antara tangan dan mata sehingga merangsang otot-otot motorik halusnya untuk berkembang. 

2. Belajar geometri dan memahami akurasi

Anak akan semakin akrab dengan konsep dan istilah geometri seperti garis, titik, perpotongan dua buah garis, titik pusat segitiga dll. Selain itu juga saat membuat bentuk terkadang kita harus membagi 2,3 atau lebih kertas, membuat anak belajar mengenal ukuran dan bentuk yang diinginkan serta keakuratannya.

3. Mengenal lebih banyak tentang hewan dan lingkungan sekitar

Bentuk origami yang dibuat membuat anak mengenal lebih banyak jenis hewan dan lingkungan sekitar. Anak akan membandingkan wujud nyata dengan bentuk origami buatannya.

4. Melatih kedisiplinan

Dengan mengikuti petunjuk, step by step anak akan terlatih bagaimana bersikap disiplin dalam mengikuti petunjuk. Anak pun belajar bahwa petunjuk yang disediakan adalah untuk mencapai hasil yang diinginkan.

5. Memperkuat ikatan emosi antara orang tua dan anak.

Bermain origami disertai dengan komunikasi yang menyenangkan, akan membangun ikatan yang sangat baik antara anak dan orangtua atau guru dan murid.

Selain berbagai manfaat diatas, origami juga dapat mengembangkan konsentrasi dan kemampuan memecahkan masalah. Menggunakan ujung jarinya untuk melipat sudut-sudut kertas yang membutuhkan ketelitian dan terperinci, konsentrasi anak akan meningkat secara tidak langsung. Kesulitan yang ditemukan saat melipat atau saat membaca petunjuk juga dapat mengembangkan kemampuan mereka memecahkan masalah yang dihadapi untuk mendapatkan jalan keluarnya.

Apakah origami juga bisa dijadikan mainan? Wah tentu saja bisa!

Kita bisa jadikan origami dalam sebuah permainan, seperti bermain siapa yang paling jauh menerbangkan pesawat origami, atau bermain membuat kebun binatang origami, bermain belanja-belanjaan dan masih banyak lagi.

Seiring perkembangannya, saat ini origami tidak hanya bisa dibuat melalui kertas persegi saja namun juga dapat ditemukan di buku aktivitas anak seperti seri Gakken Play Smart Workbooks.

Play Smart Workbooks dilengkapi beberapa aktivitas seni melipat didalamnya. Melalui menggunting, melipat dan menempel origami sederhana, anak-anak akan senang bisa membuat bentuk-bentuk menggemaskan yang biasa ditemukan di sekeliling mereka.

Ayo temukan serunya bermain origami sederhana dan kegiatan-kegiatan lainnya melalui Play Smart Workbooks dari Gakken. Ayah Bunda bisa mengumpulkan serinya di toko buku besar seperti Gramedia, Kinokuniya dan Paperclip, atau melalui online di KingKongBooks.com.

Yuk semangat membuat karya!

*Sumber: “PENGGUNAAN SENI MELIPAT KERTAS ORIGAMI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PADA ANAK USIA DINI DI TK KEMALA BHAYANGKARI METRO PUSAT KOTA METRO” oleh Neti Agustina, 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.