Pentingnya Meningkatkan Quality Time Bersama Si Buah Hati

Setiap harinya, para orang tua memang dipenuhi dengan berbagai kesibukan. Ayah dan Bunda harus pergi bekerja, menyelesaikan tugas-tugas, membersihkan rumah, memasak, dan masih banyak lagi. Kami sangat memahami hal tersebut, namun apakah Ayah dan Bunda tetap memberikan quality time yang cukup bersama sang buah hati?

Pertama, mari kita pahami terlebih dahulu yuk apa yang dimaksud dengan quality time. Quality time atau waktu yang berkualitas adalah waktu yang dapat dipergunakan oleh orang tua untuk berinteraksi dan menunjukkan perhatian secara penuh kepada anak. 

Orang tua dan anak bisa saja menghabiskan sepanjang hari bersama-sama, namun terkadang fokus orang tua terbagi dengan berbagai aktivitas lain seperti bermain gadget, menonton acara televisi, dan lain-lain. Hal ini membuat anak merasa tidak mendapatkan cukup perhatian.

Perlu Ayah dan Bunda tahu bahwa memberikan waktu berkualitas kepada anak-anak bukanlah tugas yang berat atau menambah beban kesibukan orang tua. Hal ini dapat dilakukan sesederhana menyisihkan waktu tanpa ada gangguan besar selama 30 menit atau lebih. Selama waktu tersebut, Ayah dan Bunda bisa mengajak mereka bercerita, bermain, atau melakukan hal-hal yang anak-anak sukai. Bahkan Anda bisa memberikan quality time dengan melakukan sesuatu yang sederhana seperti makan malam bersama.

Saat memberikan quality time, Ayah dan Bunda dapat menunjukkan perhatian dan rasa kasih sayang kepada si buah hati tanpa terganggu oleh hal lain. Dengan demikian, anak-anak akan terbantu untuk bisa menjadi lebih kuat secara mental dan emosional.

Jadi, sebenarnya apa saja ya manfaat dari meningkatkan quality time bersama anak? Berikut adalah 3 contoh manfaat yang akan diperoleh anak.

1. Meminimalisasi perilaku anak yang bermasalah

Anak-anak yang menghabiskan waktu berkualitas dengan orang tuanya, cenderung memiliki sedikit masalah dengan perilakunya. Ketika anak tumbuh, anak mungkin  akan memberikan argumen kepada orang tuanya. Meskipun demikian, hal tersebut tidak akan menjadi masalah yang berat untuk diatasi karena saat anak merasa menjadi bagian keluarga yang dicintai dan dihargai, mereka cenderung akan lebih terbuka dengan apa yang disampaikan oleh orang tuanya.  

Selain itu, perlu Ayah dan Bunda ketahui bahwa anak-anak yang merasa dicintai memiliki kemampuan untuk bisa menyesuaikan diri dengan baik. Mereka juga cenderung tidak memiliki masalah kedisiplinan di sekolah sehingga memiliki kemungkinan yang sangat kecil untuk melakukan hal yang berisiko seperti penggunaan narkoba atau yang lain.

2. Memiliki kesehatan mental dan emosional

Orang tua harus benar-benar bisa hadir dalam kehidupan anak-anak, dan cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan menghabiskan waktu yang berkualitas bersama-sama. Jadi, Ayah dan Bunda tidak hanya hadir pada saat acara-acara penting saja namun secara teratur selalu menyisihkan waktu untuk memberikan perhatian kepada sang buah hati. Hal ini dapat membuat anak menjadi individu yang kuat secara mental dan emosional.

Ayah dan Bunda juga perlu memahami bahwa anak-anak pada umumnya akan belajar bagaimana cara berinteraksi dengan orang lain dari lingkungan terdekatnya yaitu keluarga. Oleh karena itu, sangat penting untuk tidak hanya memberi tahu anak-anak bahwa kita mencintai mereka, namun juga benar-benar menunjukkan bahwa kita memperhatikan mereka. Dengan demikian, anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang penyayang. 

3. Menciptakan kesehatan fisik

Tahukan Ayah dan Bunda, meningkatkan waktu yang berkualitas bersama anak ternyata juga dapat meningkatkan kesehatan fisik anak lho. Bahkan pernah terdapat sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics yang menyimpulkan bahwa kualitas hubungan ibu dan anak yang buruk pada masa awal kehidupan anak akan mengakibatkan risiko obesitas pada anak sebesar 2,45 kali lebih tinggi. (Sumber: www.ncbi.nlm.nih.gov)

Jadi, saat anak merasa diperhatikan oleh orang yang paling mereka sayang, maka anak-anak akan memiliki kesehatan mental yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kesehatan fisiknya.

Kesimpulannya, meningkatkan quality time bersama anak akan memberikan berbagai dampak positif pada tumbuh kembang anak. Selain itu, kualitas dari waktu yang digunakan untuk melakukan sesuatu yang dinikmati bersama anak akan jauh lebih berdampak daripada kuantitas waktu yang sering namun orang tua dan anak tidak benar-benar saling berinteraksi. Jadi, menyisihkan waktu selama beberapa menit sebelum tidur untuk mengobrol dengan anak akan jauh lebih bermakna daripada bersama anak sepanjang hari namun tidak ada interaksi yang mendalam. 

Selain itu, ada banyak cara lain yang bisa orang tua lakukan untuk memberikan waktu yang berkualitas. Ayah dan Bunda bisa mencari aktivitas bersama yang membuat anak-anak merasa tertarik dan senang. Salah satunya dengan belajar dan bermain bersama menggunakan Gakken Play Smart Workbook. Banyak sekali aktivitas menarik dan berbeda-beda di setiap halamannya; seperti mewarnai, membuat puzzle, atau yang lain. Anak-anak tentu akan sangat senang sekali! 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.